Artikel

9 Ancaman Kesehatan Dibalik Nikmatnya Gorengan

Siapa sih yang gak suka gorengan?

Rasanya yang gurih dan renyah, membuat kita gak bisa lepas dari makanan yang satu ini. Harganya yang ekonomis juga selalu menjadi alasan makanan ini selalu menjadi pilihan cemilan saat ngumpul bareng.

Saya pun dulu setiap rapat di dalam organisasi, gak pernah luput dari makanan berminyak ini hehe. Memang rasanya membuat kami jadi ketagihan deh.

Zaman sekarang, gorengan sangat mudah didapatkan dimana saja. Penjual gorengan selalu ada disetiap sudut sudut jalanan. Mereka biasanya akan mulai membuka kedainya pada sore hari hingga larut malam. Gorengan yang bervariasi seperti tahu isi, tempe goreng, pisang goreng, ubi goreng dan lain-lain ini biasanya hanya dibandrol seribu hingga dua ribuan saja. Hm.. pantas saja banyak yang cari haha

Tapi, pernah gak sih kalian memperhatikan abang-abang penjual saat masak? Pernah gak kalian perhatikan minyak yang dipake saat menggoreng? Sering banget saya dapati minyak goreng si abang penjual itu sudah berwarna hitam pekat, tapi masih juga tetap dipakai menggoreng. Ya, namanya juga lagi cari nafkah.

Sebenarnya, bohong kalau kita bilang tidak memperhatikan warna minyak gorengan ini. Karena dilihat dari jauh saja, sudah nampak jelas warna minyak yang gelap pekat diatas wajan besar milik abang penjual. Tapi tetap aja gorengannya laris diburu pembeli, heran saya.

Karena kebiasaan ini sudah mendarah daging, yah.. apa boleh buat. Kalau lagi pengen banget makan gorengan, yah sekali-kali boleh lah. Tapi jangan terlalu sering ya sobat, karena ternyata bahaya gorengan ini banyakkk banget. Enak sih enak, tapi kesehatan kita tetap harus diprioritaskan.

Berikut ini sudah dirangkum berbagai dampak negatif gorengan bagi tubuh dan kesehatan, check it out..

1. Mengandung lemak trans yang tinggi

Apa itu lemak trans? Lemak trans adalah salah satu jenis lemak jenuh. Lemak trans menyebabkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida dalam darah meningkat, serta menurunkan kadar kolesterol baik (HDL). Gorengan kaki lima biasanya dimasak dalam minyak yang dipakai dan dipanaskan berulang-ulang kali. Lemak pada minyak tersebut kemudian bertransformasi menjadi lemak trans. Lemak trans sangat sulit dipecah oleh tubuh dan bisa menimbulkan dampak kesehatan.

2. Menyebabkan penyakit jantung

Masih karena lemak trans tadi, LDL dan trigliserida yang meningkat dapat menumpuk dan membentuk plak di dalam pembuluh darah jantung. Kondisi ini membuat pembuluh darah tersebut menyempit, sehingga aliran darah ke jantung terhambat, dan lama kelamaan akan menyebabkan penyakit jantung koroner.

3. Mengandung kalori yang sangat tinggi

Pernah gak sih dengar larangan makan gorengan kalau sedang diet? Yap,, benar. Itu karena gorengan mengandung kadar kalori yang sangat tinggi. Jadi makanan yang satu ini harus banget dihindari bagi kalian yang lagi pada diet nih. Satu buah gorengan saja, mengandung sekitar 100-200 kkal. Wah, kira-kira setara dengan 2 lembar roti gandum. Padahal saat makan gorengan, satu biji saja itu gak cukup haha. Pokoknya bagi kalian yang lagi diet, jauhi makanan ini yah.

4. Memicu munculnya jerawat

Selain membuat gemuk, ternyata gorengan juga memicu jerawat. Duh, si gorengan ini. Bisa-bisa jadi musuh para wanita nih. asalnya lemak trans dan minyak yang terkandung dalam makanan ini dapat menumpuk dan memperlambat sirkulasi darah yang berujung menimbulkan komedo dan jerawat. Tapi, hal ini sebenarnya tidak berlaku pada setiap orang. Sebab kadar hormon tiap orang berbeda, dan hormon juga menjadi salah satu faktor penyebab jerawat.

5. Radang tenggorokan

Gorengan yang menggunakan minyak berulang ini juga sangat mudah menyebabkan radang tenggorokan. Pantas saja para penyanyi sangat menjauhi makanan yang satu ini. Pada minyak yang sudah dipakai berulang kali tersebut, ada zat bernama akrolein yang bisa membuat tenggorokan radang. Saat meradang, kita akan secara otomatis batuk-batuk karena hal tersebut adalah reaksi alami tubuh untuk mengeluarkan zat atau senyawa berbahaya yang ada di tenggorokan.

6. Memicu tukak lambung

Tukak lambung adalah luka yang terjadi di sekitar bagian dalam lambung atau usus yang menyebabkan rasa nyeri pada sistem pencernaan. Makanan yang berminyak akan membuat esofagus bagian bawah mengendur. Pada kondisi ini, asam lambung bisa naik ke kerongkongan dan menyebabkan rasa terbakar atau mual.

7. Memperburuk penyakit diabetes

Penderita diabetes dianjurkan untuk menghindari gorengan. Seperti yang sudah dibahas diatas, gorengan itu mengandung lemak trans. Konsumsi lemak trans berkaitan dengan meningkatnya resistensi insulin dan naiknya kadar gula darah.

8. Menyebabkan stroke

Stroke adalah kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang akibat penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi, sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan mati. Stroke bisa terjadi bila plak yang terbentuk pada pembuluh darah terlepas, kemudian mengalir ke pembuluh darah otak dan mengakibatkan sumbatan. Ketika hal ini terjadi, aliran darah yang mengirimkan oksigen ke jaringan otak akan terhambat, sehingga jaringan tersebut rusak atau mati. Akibatnya, terjadilah stroke.

9. Memicu kanker

Acrylamide adalah zat beracun yang dapat terbentuk dalam makanan selama memasak dengan suhu tinggi, seperti menggoreng, memanggang, atau memanggang. Zat ini dibentuk oleh reaksi kimia antara gula dan asam amino yang disebut asparagine. Beberapa penyakit yang bisa ditimbulkan dari zat acrylamide yaitu kanker ovarium, kanker endometrium, kanker prostat, hingga kanker ginjal.

Nah, itulah tadi beberapa bahaya gorengan yang harus kalian waspadai. Sayangi kesehatan kita, dan silahkan ganti makanan kalian menjadi makanan yang lebih sehat, seperti makanan yang dikukus atau direbus.

Kalau memang kalian tidak mampu berpisah dengan makanan ini, setidaknya harus berusaha menguranginya. Atau jauh lebih baik kalau kalian mencoba membuat gorengan sendiri, menggunakan minyak sehat seperti minyak zaitun. Yang jelas jangan makan gorengan yang minyaknya sudah hitam yah, itu yang paling bahaya.

Salam sehat untuk kalian semua.

Join The Discussion