Artikel

Benarkah Olahraga Sambil Mengenakan Masker Berbahaya?

Pandemi COVID-19 masih belum usai. Sejak Maret lalu hingga saat ini, angka positif COVID-19 Indonesia terus melonjak.

Dikutip dari kompas.com, pada hari ini, 13 Juli 2020 dikonfirmasi total warga yang positif corona sebanyak 76.981 orang.

Obat maupun vaksin COVID-19 belum ditemukan hingga kini. Masyarakat hanya dapat melakukan upaya pencegahan serta meningkatkan daya tahan tubuh.

Pencegahan yang dilakukan seperti dengan selalu mengenakan masker saat keluar rumah, menghindari keramaian, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.

Sedangkan beberapa upaya untuk meningkatkan daya tahan tubuh yang dapat dilakukan diantaranya ialah mengatur asupan gizi seimbang, dan rutin berolahraga.

Kali ini kita akan membahas mengenai fenomena olahraga di tengah pandemi. Sejak merebaknya pandemi, minat berolahraga masyarakat dinilai meningkat tajam, terutama berolahraga di tempat keramaian.

Olahraga memang sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun kembali menginagat, bahwa hingga kini antivirus belum ada, sehingga pilihan terbaik adalah membatasi kegiatan diluar rumah.

Ingin meningkatkan daya tahan tubuh, sekaligus ingin melakukan pencegahan COVID-19, masyarakat kemudian mengambil keputusan untuk berolahraga sambil mengenakan masker. Joging, bersepeda dan senam bersama, semuanya dilakukan sembari mengenakan masker.

Namun belum lama ini, media sosial diramaikan mengenai pemberitaan tentang adanya orang yang meninggal saat bersepeda sambil mengenakan masker. Walaupun setelah berita tersebut viral, keluarga memberikan klarifikasi bahwa pengendara sepeda tersebut meninggal akibat serangan jantung.

Setelah adanya kasus tersebut, banyak pegiat olahraga yang kemudian merasa khawatir untuk tetap melanjutkan olahraga mengenakan masker. Lalu, benarkah berolahraga menggunakan masker berbahaya bagi kesehatan??

Perlu diketahui, saat sedang berolahraga, tubuh kita akan memerlukan oksigen jauh lebih banyak daripada saat sedang tidak berolahraga. Semakin berat olahraga yang sedang dilakukan, oksigen yang diperlukan juga semakin banyak.

Kemudian, keringat yang kita keluar saat sedang berolahraga, juga dapat membuat masker yang sedang digunakan menjadi basah. Hal ini membuat kita akan merasa tidak nyaman, dan akan menyebabkan sekresi pada hidung. Masker yang sudah basah juga dinilai tak lagi efektif untuk mencegah virus masuk kedalam tubuh.

Fakta lain yang harus kita ketahui ialah, bahaya menghirup karbondioksida jika berolahraga mengenakan masker. Kembali ke pelajaran IPA saat kita masih duduk di bangku sekolah dasar. Tubuh kita akan menghirup Oksigen, dan harus mengeluarkan karbon dioksida. Nah, bayangkan saat kita sedang menggunakan masker. Bukanlah hal yang tidak mungkin, kita bisa saja menghirup kembali karbon dioksida yang dikeluarkan tubuh karena respirasi yang sedang terhambat oleh masker yang digunakan.

Kelebihan karbon dioksida, akan menyebabkan tubuh menjadi keracunan karbon dioksida. Kondisi ini dikenal dengan istilah “asidosis”. Pada kondisi yang lebih parah, asidosis dapat menyebakan tubuh menjadi kejang, koma hingga menyebabkan kematian.

Yah, itulah beberapa dampak berolahraga sambil mengenakan masker. Berolahraga memang penting untuk meningkatkan imunitas. Jika tetap ingin berolahraga di luar rumah, usahakan memilih rute yang sepi dari kerumunan banyak orang. Selain itu, sebenarnya ada banyak pilihan olahraga untuk menjaga kebugaran dan imunitas, yang bisa dilakukan di rumah tanpa harus repot-repot memikirkan bahaya pakai masker.

Salam sehat untuk kalian semua…

Join The Discussion