Artikel

Berkenalan Dengan Pinguin, Si Hewan Imut Dan Menggemaskan

Pinguin, salah satu hewan paling menggemaskan di dunia. Bentuk tubuhnya yang imut dan lucu membuat siapa saja yang melihatnya merasa ingin memeluknya..

Walaupun tidak dijumpai di Indonesia, hewan asal Antartika ini tetap saja populer dan dikenal di seluruh dunia. Hewan pinguin sangat sering muncul menjadi karakter utama dalam film animasi. Sebut saja Pororo, Penguin Of Madagascar, dan lain-lain.

Pinguin adalah hewan akuatik jenis burung yang tidak bisa terbang dan secara umum hidup di belahan Bumi selatan.

Pinguin pertama kali ditemukan di Benua Antartika. Hewan yang terdiri dari 18 spesies ini, kini penyebarannya sudah banyak di Australia, New Zealand, dan Pulau Galapagos.

Karena belum pernah berjumpa langsung dengan pinguin, tak heran jika masih banyak yang belum mengetahui fakta-fakta unik dan menarik yang dimiliki oleh hewan ini. Apa saja fakta-fakta tersebut? Kalau mau tahu, simak fakta-fakta berikut yang telah dirangkum dari berbagai sumber.

Perenang handal

Mungkin kalian sudah tahu yah, kalau hewan ini suka berenang dan menyelam. Namun jangan remehkan kemampuan berenang pinguin loh. Walau kakinya terlihat pendek, tapi Penguin mampu berenang dengan kecepatan 6 hingga 12 km/jam bahkan pernah tercatat hingga 27 km/jam. Penguin yang berukuran kecil biasanya menyelam selama satu hingga dua menit dari permukaan air untuk menangkap makanan. Penguin yang berukuran lebih besar, yaitu penguin emperor bisa menyelam lebih dalam hingga 565 meter selama 20 menit.

Merupakan hewan karnivora

Jangan tertipu dengan sosoknya yang polos dan imut, haha. Karena ternyata pinguin salah satu hewan karnivora atau pemakan daging. Umumnya penguin memakan krill (sejenis udang), ikan,[1] cumi-cumi dan hewan air lainnya yang tertangkap ketika berenang di laut dengan paruhnya. Penguin dapat meminum air laut karena kelenjar supraorbital pada tubuhnya menyaring kelebihan garam laut dari aliran darah. Garam ini lalu dikeluarkan dalam bentuk cairan lewat saluran pernapasan penguin.

Tidak bisa terbang

Walaupun pinguin termasuk jenis aves atau burung, namun ia tidak bisa terbang. Memang pinguin memiliki sayap, namun sayapnya ini bukan berfungi untuk terbang layaknya burung-burung pada umumnya, namun sayap ini digunakan sebagai pendayung untuk berenang.

Hewan paling setia

Tidak seperti kebanyakan unggas lainnya, pinguin ini adalah hewan yang sangat setia dengan pasangannya. Pinguin hanya akan memiliki satu pasangan sekali dalam seumur hidup. Oleh karena itu, pinguin seringkali dijuluki sebagai “Hewan Paling Setia”. So sweet uwu.

Berbahasa isyarat

Saat berkomunikasi sesama para pinguin, mereka cukup menggunakan bahasa isyarat loh. Pinguin hanya perlu menggerak-gerakkan pinggang dan sayapnya. Waw, selain setia, mereka juga salah satu jenis makhluk paling peka ternyata haha.

Pendengaran akurat

Nampak tak memiliki gendang telinga, namun hewan unyu ini ternyata memiliki alat pendengaran yang sangat baik. Saat sedang berada di daratan, pinguin akan mengandalkan indera pendengarannya.

Penglihatan tajam

Pinguin juga memiliki penglihatan yang tajam. Kemampuan ini khususnya sangat memudahkan pinguin saat berada dibawah air. Penglihatan yang tajam ini membuat para pinguin mampu melihat jelas dibawah air dalam mencari makanan maupun saat menghindari mangsa.

Mampu berkamuflase

Umumnya, pinguin berwarna putih hitam.Hewan ini memiliki perut yang berwarna putih dan punggung yang berwarna hitam atau gelap. Warna ini membantu mereka untuk melindungi diri dari predator. Apabila penguin berada di bawah air, perut dan sayapnya tak terlihat jelas oleh predator karena adanya cahaya dari atas.

Bertingkah imut

Tak hanya fisiknya saja yang imut, hewan ini juga sangat sering bertingkah menggemaskan. Mereka tampak imut walau hanya sedang berjalan. Untuk menjaga keseimbangan, pinguin akan berjalan sambil menggoyangkan sayap dan ekornya. Selain itu, hewan ini juga sering meluncur di es dengan perutnya, untuk menghemat energi. Benar-benar menggemaskan..

Berkorban besar demi anak

Setiap orang tua di dunia memiliki cara masing-masing untuk memperjuangkan kehidupan anaknya. Sama halnya dengan pinguin. Penguin berkembang biak dengan cara bertelur. Hewan ini hanya bertelur satu butir dan terjadi di musim dingin dan menetas di musim panas. Saat musim bertelur, penguin jantan dan betina berpuasa selama satu bulan. Telur dierami oleh penguin jantan.

Setelah telur menetas, bayi penguin akan dijaga oleh penguin jantan. Sementara penguin betina akan mencari makanan untuk dirinya sendiri. Dua bulan kemudian, penguin betina akan kembali dan bergantian menjaga bayinya.

Join The Discussion