Puisi

Never Happy Ending

Teringat kembali
Pada malam yang kejam kala itu
Setiap pesan yang kuterima
Mulai bersinergi meruntuhkanku

Tidak satu haripun terlewat
Untuk ingatkan diri ini
Bahwa akan datang hari
Untuk mulai menangisi keadaan

Perpisahan memang selalu menjadi akhir yang kejam
Tak seindah pertemuan yang disambut dengan senyum

Mata berbinar memancarkan harapan penuh arti
Perpisahan akan selalu disambut oleh tangis dan air mata

Banyak dongeng telah kubaca
Dengan akhir bahagia yang menyentuh
Bukan seorang puteri dengan mahkota
Yang ku impikan dari setiap dongeng itu

Aku bisa saja menjadi seorang pedagang roti
Atau seorang pandai besi di sebuah desa
Beri aku akhir yang sama
Maka tak apa meski aku bukan siapa-siapa

Saat berpisah, tak pernah kukirimkan kata MENGAPA?
Tak perlu bertanya, setiap hati tau alasan untuk kecewa
Mencari yang lebih baik, tak akan pernah menjadi akhir pesan yang bermakna
Dengan itu kisah hati ini “Never Happy Ending”

 

Karya : Young Lady

Join The Discussion