Artikel

Segudang Bahaya Rokok Mengintai Anda!

Rokok.

Bagi sebagian orang, merokok telah menjadi hal biasa dan merupakan rutinitas keseharian. Padahal dalam kemasan rokok, telah terpampang jelas dan nyata peringatan “Rokok Membunuhmu”.

Bagi orang yang telah merokok dalam jangka waktu yang lama, untuk segera berhenti memang sangat sulit. Rokok memanglah mengandung sebuah zat yang menyebabkan seseorang akan merasa candu dan sulit untuk berhenti.

World Health Organization (WHO) atau biasa dikenal dengan Organisasi Kesehatan Dunia bahkan telah menyatakan bahwa negara kita berada pada peringkat ketiga jumlah perokok terbanyak di dunia.

Hingga saat ini, merokok masih menjadi salah satu masalah dunia yang berusaha ditangggulangi, sebab merokok masih menjadi penyumbang alasan terbesar kematian akibat penyakit dan komplikasi yang dipicu oleh kandungan rokok tersebut.

Sebenarnya kenapa rokok bisa seberbaya itu? Hal ini tentu karena rokok mengandung berbagai zat yang sangat berbahaya bagi tubuh kita. Kandungan utama dari sebatang rokok meliputi:

Tar

Tar mengandung sekurang-kurangnya 43 bahan kimia yang diketahui menjadi penyebab kanker.

Nikotin

Nikotin mengandung zat yang menjadi penyebab utama para perokok merasa ketagihan. Nikotin turut menjadi punca utama risko penyakit jantung dan strok. Hampir seperempat pasien penyakit jantung adalah karena kebiasaan merokok.

Karbon monoksida

Karbon monoksida adalah gas beracun yang biasanya dukeluarkan oleh knalpot kendaraan. Apabila racun rokok itu memasuki tubuh manusia, maka akan membawa kerusakan pada setiap organ yang dilaluinya. Mulai dari hidung, mulut, tenggorokan, saluran pernapasan, paru-paru, saluran darah, jantung, dan lain-lain.

Nah zat-zat yang sangat berbahaya diataslah yang menyebakan para perokok berisiko tinggi menderita berbagai penyakit mematikan. Beberapa penyakit diantaranya adalah:

1. Kerontokan rambut
2. Katarak
3. Kulit keriput
4. Hilangnya pendengaran
5. Kanker kulit
6. Enfisema paru
7. Penyakit jantung
8. Osteoporosis
9. Kerusakan organ paru
10. Tukak lambung
11. Diskoloro jari jari
12. Kanker rahim
13. Kanker Paru
14. Kanker jantung

Penyakit-penyakit diatas hanya sebagian kecil contoh betapa bahayanya rokok yang dapat merusak tubuh. Namun, selain merusak kesehatan si perokok itu sendiri, yang juga paling membahayakan karena orang disekitar perokok akan mendapatkan imbas pula.

Mereka disebut perokok pasif, yaitu orang-orang yang berada disekitar perokok dan ikut menghirup asap rokok tersebut. Sedangkan orang yang merokok disebut perokok aktif.

Perokok pasif yang sehari-harinya menghirup asap rokok, tidak menutup kemungkinan akan mendapatkan kerugian yang sama dengan perokok aktif.

Menurut riset, asap rokok ini bahkan dapat mempengaruhi proses tumbuh kembang seorang anak, sehingga anak-anak yang orang tuanya adalah perokok akan berisiko jauh lebih besar mengalami stunting.

Seperti yang telah dibahas pada postingan sebelumnya, stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi, terserang infeksi, maupun stimulasi yang tidak memadai. Anak yang terserang stunting bisa mengalami gangguan pertumbuhan, seperti tumbuh lebih pendek dari anak seusianya serta pertumbuhan otak dan kognitif lebih lambat.

Perilaku merokok orangtua diperkirakan berpengaruh pada anak stunting dengan dua cara. Yang pertama, melalui asap rokok orang tua perokok akan memberi efek langsung pada proses penyerapan gizi dan tumbuh kembang anak. Pengaruh perilaku merokok yang kedua, dilihat dari sisi biaya belanja rokok, membuat orang tua mengurangi “jatah” biaya belanja makanan bergizi, biaya kesehatan, pendidikan dan seterusnya.

Tentunya, perilaku merokok ini sangat merugikan dalam berbagai aspek, baik untuk perokok itu sendiri maupun bagi keluarga atau orang yang berada di sekitar perokok.

Mari bersama ciptakan lingkungan tanpa asap rokok, dan bersama melawan perikalu merokok, demi kesehatan kita, keluarga dan lingkungan.

Join The Discussion