Artikel

Siklus Menstruasi Tidak Teratur, Apa Penyebabnya?

Menstruasi adalah proses keluarnya darah dari vagina yang terjadi diakibatkan siklus bulanan alami pada tubuh wanita. Siklus ini merupakan proses organ reproduksi wanita untuk bersiap jika terjadi kehamilan. Persiapan ini ditandai dengan penebalan dinding rahim (endometrium) yang berisi pembuluh darah.

Namun, kadang seorang wanita akan mengalami yang namanya siklus haid tidak teratur. Siklus haid tidak teratur adalah saat siklus menstruasi bervariasi dalam jumlah hari mendapatkan haid dibandingkan dengan siklus normal yang pada umumnya. Seseorang yang siklus menstruasi nya sedang tidak teratur ini, akan mengalami terlambat haid atau tidak haid sama sekali dalam sebulan atau lebih.

Saat seorang wanita terlambat haid, seringkali diartikan bahwa ia sedang hamil. Namun hal ini belum tentu benar. Karena, selain kehamilan, ada banyak hal yang dapat mempengaruhi siklus haid yang tidak lancar, seperti faktor stress dan perubahan hormon.

Sebenarnya, siklus haid yang datang terlambat itu normal saja. Hampir seluruh wanita pernah mengalami siklus haid yang tidak teratur. Namun, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai saat siklus haid sedang tidak teratur, seperti:

– Darah haid lebih banyak dari biasanya
– Pendarahan haid lebih dari 7 hari
– Telat haid hingga lebih dari 3 bulan lamanya
– Nyeri hebat bagian perut bawah saat menstruasi
– Siklus haid mendadak berubah tidak teratur

Walau rata-rata penyebab perubahan siklus haid sekedar dipengaruhi oleh perubaha hormon atau faktor stress saja, adapula beberapa penyebab lain yang perlu diwaspadai saat siklus haid tidak normal. Berikut ini adalah beberapa penyebab siklus haid tidak teratur yang dirangkum dari beberapa sumber.

1. Faktor Stress
Stres menyebabkan terganggunya hormon seks seperti estrogen. Juga, tingkat hormon perangsang folikel (FSH) dan hormon Luteinizing (LH) menurun. Ini mencegah pembentukan lapisan rahim. Tubuh tidak dapat menghasilkan hormon seks dan hormon stress pada saat bersamaan. Masalah emosional yang intens adalah salah satu penyebab paling sering saat siklus menstruasi tidak teratur.

2. Ketidakseimbangan Hormon
Ketidakseimbangan hormon juga bisa menyebabkan menstruasi tidak teratur. Ada dua hormon yang memainkan peran di sini. Pertama, hormon estrogen yang memengaruhi kesuburan dan siklus haid. Lalu, kedua ada hormon progesteron yang membantu mengatur sistem reproduksi dalam mempersiapkan terjadinya kehamilan, termasuk siklus haid. Nah, jika salah satu hormon tersebut bermasalah, maka siklus haid dan kesuburan akan terpengaruh

3. Pola Hidup
Pola hidup tertentu juga bisa menyebabkan menstruasi tidak teratur. Contohnya, jika seseorang melakukan olahraga yang berlebihan atau mengalami penurunan berat badan yang drastis, hal ini bisa mengakibatkan mestruasi tidak teratur. Tak cuma itu saja, penyebab haid tidak teratur juga bisa dipicu oleh obesitas, stres, hingga kurang tidur.

4. Gangguan Tiroid
Kelenjar tiroid berfungsi mengatur metabolisme tubuh. Jika hormon ini tidak bekerja dengan baik, menstruasi pun bisa terganggu. Kelenjar tiroid bermasalah dapat dikenali dengan gejala berupa tubuh merasa sangat kelelahan, berat badan cepat berubah, rambut rontok, dan sensitif terhadap suhu panas atau dingin. Namun jangan khawatir, masalah pada tiroid dapat ditangani dengan obat-obatan dan operasi. Menstruasi pun akan kembali normal setelah masalah tersebut diobati.

5. Pubertas
Pada wanita yang masih dalam masa pubertas, pola haid memang masih kurang teratur. Biasanya masa haid hanya berlangsung 3 hari saja saat masih dalam masa awal mendapat menstruasi. wal pubertas memang siklus masih tidak teratur. Dan hal ini termasuk wajar karena memang banyak anak perempuan mengalami ini.

6. Menopause Dini
Kebanyakan wanita mulai memasuki masa menopause di usia 45-55 tahun. Namun, ada pula wanita yang mengalami gejala-gejala menopause pada usia 40 tahun ke bawah. Kondisi ini disebut sebagai menopause dini. Menopause menyebabkan pelepasan sel telur berhenti, hasilnya menstruasi terlambat atau bahkan terhenti sama sekali.

7. Merokok
Pada artikel sebelumnya, kita sudah sempat membahas bahaya merokok. Merokok ini juga ternyata dapat mempengaruhi siklus haid wanita. Merokok dapat menyebabkan gangguan pada menstruasi, salah satunya adalah menstruasi terlambat. Hal ini terjadi karena zat-zat yang ada di dalam rokok, termasuk nikotin, dapat memengaruhi hormon estrogen dan progesteron yang berperan dalam siklus menstruasi.

8. Sindrom Ovarium Polikistik / PCOS (Polycistic Ovarorium Syndrome)
PCOS juga bisa memicu siklus menstruasi terlambat. Masih asing dengan penyakit ini? Menurut ahli di National Institutes of Health – MedlinePlus, PCOS merupakan adanya kelainan pada hormon dan sistem metabolisme tubuh, sehingga fungsi indung telur terganggu. Ovulasi adalah proses ketika salah satu indung telur kamu melepaskan sel telur. Bila proses ini tidak terjadi, hal itu berakibat pada ketidakseimbangan hormon.

9. Anemia Parah
Anemia adalah kondisi dimana kadar hemoglobin dalam darah rendah. Anemia yang parah bisa memberikan efek yang lebih jauh dari sekedar tubuh kamu mudah merasa lelah. Anemia yang parah bisa mempengaruhi siklus haid kamu. Hal ini dapat menyebabkan siklus haid menjadi tidak teratur.

10. Penyakit kronis
Dilansir dari laman Alodokter.com, Diabetes dan penyakit celiac dapat memengaruhi siklus menstruasi. Gula darah yang tidak stabil terkait erat dengan perubahan hormon. Karena itu, diabetes yang tidak terkontrol membuat menstruasi menjadi tidak teratur. Sedangkan penyakit celiac menyebabkan peradangan yang dapat menimbulkan kerusakan pada usus kecil. Kondisi ini bisa menghalangi tubuh menyerap nutrisi penting, hingga menyebabkan menstruasi terlambat.

Itulah beberapa penjelasan terkait siklus haid yang tidak teratur. Siklus haid tidak teratur memang sering dianggap sepele oleh sebagian orang. Oleh karena itu, mari jaga kesehatan dengan mengaplikasikan pola hidup sehat. Serta jangan ragu untuk segera melakukan konsultasi ke pelayanan kesehatan saat siklus haid tidak teratur.

Join The Discussion