Artikel

Terlihat Mirip, Kenali Perbedaan Virus Dan Bakteri

“Manusia, hewan, dan tumbuhan”

Banyak dari kita yang tidak sadar bahwa ada makhluk hidup lain selain kita, selain hewan, dan selain tumbuhan.

Makhluk ini sangat kecil dan tak kasat oleh mata. Untuk melihatnya memerlukan bantuan alat mikroskop.

Mereka adalah mikroorganisme.

Mikroorganisme adalah organisme hidup yang berukuran sangat kecil. Ilmu yang mempelajari mikrooorganisme disebut ilmu mikrobiologi.

Mikroorganisme ada yang tersusun atas satu sel (uniseluler) dan ada yang tersusun atas beberapa sel (multiseluler). Walaupun berukuran sangat kecil, mikroorganisme tersebut menunjukkan semua karakteristik organ hidup yaitu bermetabolisme, bereproduksi, berdiferensiasi, melakukan komunikasi, dan melakukan pergerakan.

Diantara seluruh mikroorganisme yang ada di sekitar kita, ada yang namanya mikroorganisme parasit atau biasa juga dikenal dengan sebutan patogen. Mikroorganisme parasit merupakan agen biologis yang dapat menyebabkan penyakit pada inangnya.

Virus dan bakteri adalah contoh dari mikroorganisme. Ukuran mereka sangat kecil, tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, dan sering berulah saat memasuki tubuh manusia. Oleh karenanya, virus dan bakteri seringkali dikira sama, padahal mereka berbeda loh.

Lantas, apa sih perbedaan dari virus dan bekteri? Serta bagaimana efek dan dampak yang mereka timbulkan bagi tubuh kita?

Virus adalah agen infeksi berukuran kecil yang bereproduksi di dalam sel inang yang hidup. Ketika terinfeksi, sel inang dipaksa untuk menghasilkan ribuan salinan identik virus asli dengan cepat. Virus sendiri tidak memiliki sel; pembentukan virus-virus baru berlangsung dalam sel inang yang terinfeksi.

Sedangkan bakteri adalah organisme mikroskopis yang sama halnya dengan virus, juga tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Bakteri dapat hidup di lingkungan yang beragam, baik di dalam maupun di luar tubuh manusia seperti tanah, air sungai serta air laut. Bakteri dikategorikan sebagai prokariota yang merupakan organisme bersel tunggal.

Dibandingkan bakteri, ukuran virus jauh lebih kecil. Untuk melihat virus, memerlukan mikroskop yang lebih canggih, seperti mikroskop elektron.

Perbedaan antara virus dan bakteri juga terletak pada status kehidupan. Menurut peneliti dari Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, virus itu antara hidup dan mati. Sedangkan bakteri adalah makhluk hidup. Virus baru dapat berkembang biak dengan cara menempel pada inangnya.

Sifat antara virus dan bakteri juga berbeda. Bakteri bersifat uniseluler, secara biologis punya dinding sel ribosom, dan bisa berproduksi sendiri. Sedangkan virus tidak memiliki sel, dirinya antara hidup dan mati. Virus hanya menumpang pada makhluk hidup lain dan menggunakan sel dalam tubuh inang tersebut untuk mereplikasi diri.

Didalam tubuh kita, terdapat banyak bakteri. Beberapa diantaranya justru memiliki manfaat dan menuujang kesehatan, seperti bakteri Lactobacillus rhamnosus yang membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

Bakteri yang berdampak baik bagi tubuh disebut dengan beneficial bacteria. Adapun bakteri yang berbahaya dan dapat menyebabkan infeksi pada tubuh disebut dengan bakteri patogen.

Jika seseorang terinfeksi dengan bakteri patogen, biasanya dokter akan meresepkan antibiotik untuk melawan perkembangan bakteri dalam tubuh.

Bagaimana dengan seseorang yang terinfeksi virus? Tentu saja pengobatannya berbeda. Jika seseorang terinfeksi cirus, biasnaya dokter akan memberikan obat antivirus untuk melawannya. Selain itu, yang menjadi kunci utama untuk bertahan melawan paparan virus adalah dengan memperkuat ketahanan dan imun tubuh.

Covid-19 adalah salah satu contoh virus. Selain Covid-19, influenza dan AIDS juga contoh penyakit yang disebabkan oleh virus.

Adapula penyakit yang disebabkan oleh bakteri diantaranya adalah radang tenggorokan, infeksi saluran kemih, hingga tuberculosis (TBC).

Karena gejala penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri itu mirip, biasanya dokter memerlukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosanya. Jika diperlukan, dokter juga akan menegakkan diagnosis setelah dilakukan pemeriksaan labotorium. Bahkan pada beberapa kasus juga diperlukan adanya tindakan biopsi.

Nah sampai sini sudah paham kan perbedaan antara virus dan bakteri?

Perlu diingat, virus dan bakteri sangat rentan dengan sabun dan pembersih tangan atau desinfektan. Jadi, untuk mencegah infeksi penyakit baik itu karena virus ataupun bakteri, langkah utama adalah dengan rutin mencuci tangan.

Salam sehat untuk kalian semua…

Join The Discussion